Salah satu kesalahan yang paling umum dilakukan pembeli massal adalah membeli berdasarkan harga bukan permintaan.
Membeli jumlah besar tanpa pesanan yang dikonfirmasi meningkatkan risiko persediaan
Saham bergerak lambat mengikat uang tunai dan ruang gudang
Model usang cepat kehilangan nilai
Praktek terbaik:
Keputusan pembelian didasarkan pada data penjualan yang sebenarnya, permintaan yang diprediksi, dan komitmen pelanggan, bukan hanya pada diskon pemasok.
Alih-alih menempatkan satu pesanan besar, pembeli massal dapat mengadopsi strategi pembelian bergulir:
Pembagian pembelian ke dalam beberapa batch yang lebih kecil
Isi kembali persediaan berdasarkan penjualan real-time
Menjaga persediaan keselamatan daripada persediaan berlebih
Pendekatan ini mengurangi eksposur keuangan dan meningkatkan fleksibilitas.
Struktur pembayaran secara langsung mempengaruhi arus kas.
Pembeli massal harus bernegosiasi:
Pembayaran awal parsial dengan saldo setelah pengiriman
Pembayaran bertahap terkait dengan tonggak pengiriman
Kondisi kredit untuk kerja sama jangka panjang
Syarat pembayaran yang fleksibel membantu melestarikan modal kerja sambil mempertahankan pasokan yang stabil.
Perputaran yang tinggi lebih sehat daripada persediaan yang besar.
Metrik utama untuk dipantau:
Rasio perputaran persediaan
Rata-rata hari dalam persediaan
Persentase stok mati
Barang-barang yang bergerak lambat harus didiskon atau dikelompokkan untuk membebaskan penyimpanan dan uang tunai.
Biaya gudang sering disingkat.
Cara mengurangi tekanan penyimpanan:
Gunakan gudang bea cukai pihak ketiga
Pengiriman langsung dari pemasok ke pelanggan akhir (pengiriman drop)
Konsolidasi pengiriman untuk meminimalkan penggunaan ruang
Logistik yang efisien dapat secara signifikan menurunkan biaya operasi tetap.
Tidak semua panel LCD dijual dengan kecepatan yang sama.
Model likuiditas tinggi meliputi:
Ukuran TV populer (32", 43", 55", 65")
Resolusi utama (FHD, 4K)
Panel pengganti yang kompatibel secara luas
Hindari overstock model niche atau usang kecuali permintaan dikonfirmasi.
Pemasok yang dapat diandalkan dapat membantu pembeli massal:
Mempertahankan tingkat stok yang stabil
Akses data persediaan real-time
Cadangan model bergerak cepat
Sesuaikan volume pesanan secara fleksibel
Hubungan pemasok yang kuat mengurangi ketidakpastian dan tekanan keuangan.
Pembeli massal modern harus mengandalkan:
Sistem ERP
Alat peramalan penjualan
Analisis persediaan
Keputusan berbasis data lebih baik dari intuisi dalam mengelola penyimpanan dan arus kas.